Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Sumber Sumber Hukum Hindu

Hiburan dan Tradisi

HUKUM HINDU
Di dalam kitab suci Weda sering dijumpai beberapa istilah yang digunakan untuk menyebutkan istilah hukum yang abadi seperti Rta,Wrata dan dharman.Para penulis hukum Hindu menyimpulkan bahwa ada 4 macam masalah yang mencakup hukum itu, antara lain:

1.Kekuasaan atau kompetensi hukum dan kebiasaan.
2.Mengenai asal usul tertib sosial.
3.Wewenang penguasa yang berkuasa yang menyangkut kompetensi relatif.
4.Mengenai kedudukan penguasa rohani dan hubungannya dengan penguasa negara yaitu: Brahmana dan Raja atau Presiden sebagai kepala negara.
Peninjauan sumber hukum Hindu melalui berbagai macam kemungkinan yaitu:


1.Sumber Hukum Dalam Arti Sejarah.

  Menurut bukti sejarah dokumen tertua yang memuat pokok-pokok hukum Hindu dikenal dengan nama SRUTI,kitab Sruti tertua adalah Reg Weda yang diduga mulai pada tahun 2000 SM.Phase berikutnya dalam sejarah perkembangan hukum Hindu adalah kita DHARMASASTRA.Kitab Dharmasastra menurut bentuk penulisannya ada 2 yaitu:

1.SUTRA: Bentuk penulisannya yang amat singkat yakni semacam aphorisme.
2.SASTRA: Bentuk penulisannya berupa uraian uraian panjang atau lebih terinci.
Periode berlakunya hukum Hindu dibedakan menjadi 4 bagian yaitu:

1.Zaman Krta Yuga: berlaku hukum Hindu (Manawa Dharmasastra) yang disusun oleh Manu.
2.Zaman Treta Yuga: berlaku hukum Hindu (Manawa Dharmasastra)yang disusun oleh Gautama.
3.Zaman Dwapara Yuga: berlaku hukum Hindu (Manawa Dharmasastra)yang disusun oleh Samkhalikhita.
4.Zaman Kali Yuga: berlaku hukum Hindu (Manawa Dharmasastra) yang disusun oleh Parasara.


2.Sumber Hukum Hindu Dalam Arti Sosiologi.

   Penggunaan sumber hukum ini biasanya dipergunakan oleh para sosiolog dalam menyusun thesa thesanya, sumber hukum itu dilihat dari keadaan ekonomi masyarakat pada zaman-zaman sebelumnya.Sumber hukum ini tidak dapat berdiri sendiri melainkan harus ditunjang oleh data data sejarah dari masyarakat itu sendiri.Oleh sebab itu sumber hukum ini tidak bersifat murni berdasarkan ilmu sosial semata melainkan memerlukan ilmu bantu lainnya.

Bagi kalian yang ingin belajar trading, kalian bisa megklik link Trading Binomo, kalian bisa mendapatkan akun demo 1000 dollar/ 14 Juta untuk latihan kalian dalam Trading, jadi buruan buka akun kalian dan nikmati pengalaman trading yang meyenangkan.

3.Sumber Hukum Hindu Dalam Arti Formal.

   Sumber hukum Hindu dalam arti formal antara lain;
     1.Undang-undang
     2.Kebiasaan dan adat
     3.Traktat
     4.Yurisprudensi
     5.Pendapat ahli hukum yang terkenal
Dengan demikian susunan hukum sebagai berikut,,
1.Traktat internasional yang kedudukannya sama dengan undang-undang terhadap negara itu.
2.Kebiasaan internasional.
3.Azaz azaz hukum yang diakui oleh bangsa yang beradab.
4.Keputusan hukum sebagai yurisprudensumi bagi suatu negara.
5.Ajaranya dipublikasikan oleh para ahli dari berbagai negara hukum tersebut.


4. Sumber hukum Hindu dalam arti filsafat.

Filsafat merupakan dasar pembentukan kaidah kaidah hukum sendiri, filsafat Hindu mengajarkan sistem dan metode penyampaian buah pikiran, untuk mencapai tingkat kebahagiaan itu ilmu filsafat Hindu menegaskan sistem dan metode pelaksanaanya sebagai berikut:

1.Harus berdasarkan pada dharma
2.Harus diusahakan melalui proses keilmuan
3.Hukum didasarkan pada kepercayaan
4.Hukum didasarkan pada usaha yang secara terus menerus dengan pengendalian pikiran, ucapan dan prilaku
5.Harus ditebus dengan usaha prayascita atau penyucian.
Demikian informasi yang dapat disampaikan, semoga bermanfaat bagi kita semua.

  Demikianlah informasi yang dapat disampaikan mengenai sumber hukum Hindu yang mencakup 4 hal yaitu: sejarah, sosiologi,formal dan filsafat.
Semoga bermanfaat bagi kita semua.
  
Hiburan dan tradisi
Hiburan dan tradisi Nama saya I Putu Agus Aryadi Pranata Putra