Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Pengertian dan definisi dari atman dalam ajaran agama Hindu

 ATMAN. 

Pengertian dari Atman. 

Dalam ajaran agama Hindu, atman adalah sumber hidup dari segala mahluk hidup, atman juga diartikan sebagai percikan percikan terkecil dari paramatman. Atman juga diartikan sebagai sinar suci dari Brahmana. 

Setiap yang bernafas mempunyai atman sehingga mereka hidup. Atman adalah hidupnya semua mahluk hidup baik manusia, hewan ataupun tumbuhan. 


Definisi dari atman. 

Atman yang terdapat di dalam tubuh manusia disebut jiwatman. Jiwatman adalah atman yang telah masuk ke dalam tubuh manusia dan memberikan kekuatan hidup. Apabila seseorang meninggal,maka atman nya akan keluar dari tubuhnya. 

Banyak yang mengatakan bahwa atman sama dengan roh akan tetapi atman berbeda dengan roh, roh merupakan badan astral atau badan halus yang membungkus jiwatman yang telah meninggal. Roh inilah yang dilahirkan kembali dengan segala KARMA WESANANYA. 

Atman yang telah memasuki badan manusia akan terpengaruh oleh sifat sifat keduniawian. Atman yang terpengaruh oleh sifat keduniawian akan menjadi bodoh atau tidak mengetahui jati dirinya. Atman yang terbelenggu oleh badan manusia disebut AWIDYA. 

Terdapat beberapa pandangan terkait atman yaitu:

1. Adwaita Wedanta memahami atman sebagai Brahman seutuhnya sehingga atman mempunyai sifat yang sama dengan Brahman. Sifat sifat itu adalah sama sama berada dimana mana, tanpa terikat ruang dan waktu, maha mengetahui, tidak berbuat dan tidak menikmati. Atman meresapi seluruh makhluk hidup pada dasarnya memiliki sifat yang sama dengan Brahman. Namun atman dalam diri manusia terkesan tidak memiliki sifat yang sama Brahman karena terpengaruh oleh Awidya atau kebodohan. 

2. Wisistadwaita Wedanta memahami atman sebagai bagian dari Brahman. Ibaratkan biji sebuah delima, buah delima merupakan Brahman sementara biji bijinya merupakan Atman. Atman yang menghidupi manusia disebut jiwatman. Jiwatman yang terdapat di dalam diri manusia benar-benar merupakan sifat yang berbeda dengan Brahman. Tetapi sesungguhnya jiwatman muncul dari Brahman dan tidak pernah diluar Brahman, tetapi sekalipun demikian ia menikmati keberadaan pribadi dan akan tetap merupakan sesuatu kepribadian selamanya. 

3. Dwaita Wedanta memahami bahwa atman berjumlah sangatlah banyak. Atman yang satu berbeda dengan dengan atman yang lainnya. Setiap Atman memiliki pengalaman, cacat, dan sengsaranya sendiri. Atman itu kekal dan penuh kebahagiaan. Karena adanya hubungan dengan benda atman itu mengalami penderitaan dan kelahiran yang berulang ulang, selama atman terbelenggu sifat keduniawian, atman akan tersesat dan samsara, mengembara dari satu kelahiran ke kelahiran yang lainnya. 


Demikian keyakinan adanya atman yang terbelenggu oleh badan, indria, ahamkara, manas, budhi, dan citra sehingga tidak dapat memancarkan sinar aslinya dengna terang. Sifat sifat sifat atman sesungguhnya identik dengan Brahman. Itulah yang seharusnya dicari dan dimengerti. Dia yang menemukannya akan memperoleh seluruh alam semesta. Seseorang yang telah maju kehidupan spiritual nya akan mudah merealisasikan atman dalam dirinya. Dari mereka timbul kasih sayang yang sejati, tumbuh dan berkembang memengaruhi lingkungannya. Baginya semua mahluk adalah satu keluarga dan saling saudara. 

Demikianlah pengertian dan definisi dari atman dalam ajaran agama Hindu, semoga ini bisa bermanfaat bagi kita semua. 

Hiburan dan tradisi
Hiburan dan tradisi Nama saya I Putu Agus Aryadi Pranata Putra

Post a Comment for "Pengertian dan definisi dari atman dalam ajaran agama Hindu"